Tolak Kenaikan UMP 2022, Gasper Jawa Timur Ancam Demo Selama Empat Hari

Kamis, 25 November 2021 10:32
Tolak Kenaikan UMP 2022, Gasper Jawa Timur Ancam Demo Selama Empat Hari

Suasana Konferensi Pers Gasper terkait dengan demo yang akan dilakukan selama empat hari. (Foto : Ardini Pramitha/JPNN.com).

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Gabungan Aliansi Serikat Pekerja (Gasper) Jawa Timur akan melakukan aksi demo menolak besaran penetapan UMP 2022.

Rencananya, aksi demo tersebut akan digelar selama empat hari berturut-turut dari Kamis (25/11), Jumat (26/11), Senin (29/11), dan Selasa (30/11).

Juru bicara Gasper Jawa Timur, Jazuli menyampaikan unjuk rasa tersebut digelar merupakan respons terkait dengan kenaikan UMP Jatim 2022 yang hanya berkisar 1,2 persen saja.

“Selama empat hari, kami akan melakukan aksi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya,” ujarnya.

Jazuli menyatakan tuntutan yang dilayangkan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa masih sama, yakni menetapkan upah seadil-adilnya.Diai menjelaskan kenaikan upah buruh seharusnya didasari pertumbuhan ekonomi atau inflasi.

Tercatat, pada 2021, kenaikan ekonomi mencapai 7,01 persen, sedang asumsi pertumbuhan ekonomi pada 2022 sekitar lima persen. “Seharusnya UMP naik sebanyak 13 persen,” jelasnya.

Dengan kenaikan UMP sebesara 1,2 persen, berarti upah buruh hanya meningkat Rp 700 per hari. Dengan begitu, tidak setara dengan jam kerja buruh selama 45 jam seminggu.

Bagikan berita ini:
3
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar