Alat Bukti Sulit Ditemukan, Jaksa Agung Sebut Penanganan Perkara Pelanggaran HAM Berat Berlarut-larut

Jumat, 26 November 2021 11:46
Alat Bukti Sulit Ditemukan, Jaksa Agung Sebut Penanganan Perkara Pelanggaran HAM Berat Berlarut-larut

Jaksa Agung (JA) Sanitiar Burhanuddin. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyampaikan, hasil penyelidikan Komnas HAM dalam mengusut dugaan kasus pelanggaran HAM berat belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menentukan seseorang sebagai pelaku kejahatan HAM berat. Alasan ini yang diungkapkan Jaksa Agung ST Burhanuddin, sehingga dianggap penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat terhenti.

“Hasil penyelidikan oleh Komnas HAM belum sempurna untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan, namun petunjuk penyidik Kejaksaan agar terpenuhinya amanat undang-undang tidak pernah dipenuhi, sehingga penanganan perkara menjadi berlarut-larut. Karena hasil penyelidikan Komnas HAM belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menduga bahwa seseorang berdasarkan suatu peristiwa atau keadaan adalah sebagai pelaku kejahatan HAM berat,” kata Burhanuddin dalam keterangannya, Jumat (26/11).

Burhanuddin mengungkapkan, penyelidik belum memeriksa saksi kunci dan menemukan dokumen yang diharapkan dapat menjelaskan unsur kejahatan terhadap kemanusiaan. Serta unsur serangan yang meluas atau sistematik sebagaimana termuat dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

Bagikan berita ini:
6
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar