Pentolan Guru Honorer: Kalau Pemerintah Serius Tidak Perlu Menunggu Tahun Depan

Jumat, 26 November 2021 10:51
Pentolan Guru Honorer: Kalau Pemerintah Serius Tidak Perlu Menunggu Tahun Depan

Ilustrasi -- Perwakilan guru honorer yang tergabung dalam FGHNLPSI bersama KKPMP dalam aksi unjuk rasa 25 November. Foto dokumentasi FGHNLPSI for JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 25 November diwarnai aksi unjuk rasa di sejumlah daerah. Di Jakarta, Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) melakukan aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Bersamaan dengan itu ada aksi buruh sehingga massa guru honorer dari FGHNLPSI yang didominasi aktivis Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) tidak maksimal menyuarakan aspirasinya yaitu meminta Keppres formasi PPPK bagi yang lulus passing grade tahap I. “Aksi kami ‘tenggelam’ dengan demo buruh,” kata Heti kepada JPNN.com, Jumat (26/11).

Dia mengungkapkan perwakilan guru honorer hanya 20 orang. Jumlah ini masih lebih banyak dibandingkan aksi 18 November yang hanya delapan orang.

Mengenai minimnya jumlah guru honorer yang ikut dalam aksi ini, Heti mengatakan karena terkendala dana dan jarak. Sama seperti aksi sebelumnya, demo jilid II ini juga diwarnai intimidasi terhadap para guru honorer yang akan ikut aksi.

“Tekanannya sangat besar. Saya jauh-jauh dari Kota Cilegon ke Jakarta mengendarai mobil sendiri untuk aksi 25 November,” ucapnya.

Bagikan berita ini:
2
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar