Pemerataan Cakupan Vaksinasi, Mobile Vaccinator Sasar 4 Kabupaten dan Kota

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Upaya pemerataan angka cakupan vaksinasi di Sulsel terus dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulsel. Setelah Jeneponto, mobile vaccinator kini diarahkan ke kawasan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Arman Bausat menyampaikan, peerintah gubernur Sulsel adalah menyasar lima kabupaten dan kota yang masih minim cakupan sebagai fokus intervensi agar angka vaksinasi terus meningkat seperti di Kabupaten Gowa. “Mamminasata tetap jadi perhatian kita, karena baiknya penanganan dan tingginya antibodi masyarakat terhadap Covid-19 di kawasan ini berpengaruh besar dengan daerah lainnya,” sambung dr Arman.

Sejak mobile vaccinator turun ke Gowa, 29-30 November, layanan ini telah menyentuh 30 titik yang tersebar. Ketua Tim Satgas Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin menilai memang perlu monitoring khusus terhadap daerah yang masih minim cakupan. Padahal ketersediaan stok vaksinasi terbilang melimpah. “Jeneponto, Sinjai, dan Luwu Utara tetap perlu jadi perhatian serius. Jika dibiarkan terus-menerus, upaya mencapai target herd immunity keseluruhan juga akan sulit tercapai,” tegasnya.

Menurutnya, Jeneponto masih jadi wilayah rendah cakupan. Hal ini mestinya jadi bahan evaluasi kembali mengingat stok vaksinasi di sana cukup tinggi. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel Muhammadong menyebut belum lama ini Sulsel kembali kedatangan vaksin Sinovac dan Pfizer. Kedatangan stok vaksin dari pusat berjalan lancar, hanya saja, ada pembatasan stok. “Kalau seperti Pfizer itu tidak boleh di simpan terlalu lama, karena hanya mampu bertahan 30 hari dalam penyimpanan suhu 2-8 derajat,” pungkasnya. (asri)

  • Bagikan