Novia Widyasari Dua Kali Aborsi karena Dipaksa Randy Bagus

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MOJOKERTO — Dua jenis obat diakui Polres Mojokerto dipakai aborsi Novia Widyasari, mahasiswa Universitas Brawijaya Malang. Aborsi itu diduga dilakukan atas paksaan kekasih Novia, Randy Bagus.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, aborsi dilakukan ketika Novia mengonsumsi dua jenis obat. Yakni postinor dan cykotec. ”Korban diketahui hamil pada Maret. Lalu menyampaikan pada pacar (Randy Bagus) yang minta untuk menggugurkan kandungan dengan minum obat postinor,” tutur Apip, Minggu (5/12).

Obat itu diminum ketika Novia masih tinggal di kamar kosnya, di Malang. Polisi menyebut bahwa obat tersebut dibeli di Malang.

”Kemudia korban kembali hamil pada Agustus. Korban dan terduga membeli obat merek cykotec. Obat itu dibeli dengan harga Rp 1.500.000,” terang Apip.

Kepada polisi, Randy mengatakan, obat itu dibeli di apotek sekitar Malang. Usai dibelikan Randy, Novia meminum obat tersebut.

”Kemudian korban pulang ke Mojokerto. Keduanya singgah makan di warung sate Mojokerto untuk buang air besar. Namun korban pendarahan di warung sate itu,” jelas Apip.

Apip mengatakan, Novia dinyatakan dua kali hamil dan dua kali aborsi bersama Randy. ”Sebelum meninggal dunia, korban dua kali melakukan aborsi karena dua kali hamil bersama tersangka,” tegas Apip.

Saat ini, Randy tengah ditahan di Polda Jatim. ”Sudah ada proses pidana dan kode etik terhadap pelaku,” ucap Apip.

  • Bagikan