Suka Duka Jadi Pengusaha, Dosen Enterpreneur Pernah Dehidrasi saat Jualannya Tak Laku-laku

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Fakhruddin Mansyur, seorang dosen di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar berjiwa enterpreneur punya cerita yang menarik, saat awal-awal terjun ke dunia kerja.

Jauh hari sebelum ia membangun usaha rintisannya bernama Kareba Pusat Oleh-oleh Makassar pada tahun Mei 2012 lalu, Fakhruddin mengaku pernah menjual baju kaos milik rekannya yang ia kenal di Facebook (FB).

Fakhruddin bercerita, pada saat bulan suci ramadan, ia mengisi waktunya dengan menjual baju kaos oleh-oleh Makassar milik temannya itu. Fakhruddin yang saat itu tak tahu apa-apa soal seluk beluk dunia usaha, tak mendapat satu pun pembeli sejak pagi hingga malam hari.

Padahal, lokasi penjualannya berada di pusat ekonomi Makassar, yakni di sekitaran lapangan Karebosi.

“Saya diantar kakak saya naik mobil pagi hari lalu saya ditinggal dan menata sendiri (barang jualan). Lalu usai salat duhur, belum ada laku. Udah salat ashar, belum juga ada laku. Bahkan ada angin kencang, barangnya jatuh dan kotor dan belum juga laku. Ada juga pembeli datang lihat-lihat, tapi tidak jadi beli,” katanya kepada Fajar.co.id, Minggu (5/12/2021).

Dosen jurusan Hukum Ekonomi Syariah ini heran dengan kondisi saat itu. Menjual oleh-oleh Khas Makassar di pusat kota Makassar, namun tak ada satu pun warga Makassar yang tertarik dengan barang yang ia jual.

  • Bagikan