Jelang Akhir Masa Jabatan, Sekda Jeneponto Sampaikan Pesan Moral dan Permohonan Maaf

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, Jeneponto – Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto DR. Dr. H.M. Syafruddin Nurdin, M.Kes bertindak sebagai penerima apel pagi gabungan perangkat daerah di lapangan kantor Bupati Jeneponto, Senin, 6/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut Sekda mengungkap berbagai langkah strategi yang dilakukan di awal penunjukannya selaku pjs. Sekda pada tahun 2017.

“Saya pimpin rapat koordinasi dengan seluruh Kepala OPD dan mengkaji bersama permasalahan daerah lalu menetapkan 3 rumusan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, yakni penetapan APBD tepat waktu, perbaikan opini BPK dan upaya keluar dari status daerah tertinggal”, ujarnya.

Ditambahkannya bahwa rumusan tesebut selanjutnya dijadikan konsep peradaban birokrasi, integritas moral dan revolusi data.

Menurutnya, dengan konsep peradaban birokrasi ini, maka APBD Jeneponto mulai pada tahun 2017 sampai dengan 2021 telah ditetapkan secara tepat waktu. Demikian halnya dengan opini disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan dapat ditingkatkan menjadi Wajar Dalam Pengecualian dan berharap tahun 2022 dapat meraih opini WTP.

Sedangkan konsep revolusi data, Alhamdulillah melalui sinkronisasi data, sejak tahun 2020, Kabupaten Jeneponto keluar dari status daerah tertinggal dan setara dengan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Selatan.

Diungkapkannya bahwa dirinya akan beralih ke Jabatan Fungsional Utama Analisis Kebijakan dan ini adalah jabatan fungsional yang di Indonesia baru ada 2 orang yang mendudukinya. “Insya Allah dalam waktu dekat akan dilantik dalam jabatan fungsional tersebut,” ujarnya.

  • Bagikan