Anak-anak Batal Bersekolah Gara-gara Banjir, Nilai Ujian Terancam

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Puluhan rumah yang berada di Kompleks Swadaya Mas, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar terendam banjir sejak Senin malam (6/12/2021) kemarin.

Di rumah mereka, air mencapai pinggang orang dewasa. Hal itu akibat hujan deras yang terus mengguyur Makassar, sejak Minggu (5/12/2021) kemarin.

Dampak dari banjir itu, sejumlah anak-anak pun terancam batal berangkat sekolah karena sang orang tua khawatir terjadi hal yang tak diinginkan. Seperti yang dialami oleh Nuraini (36).

Kedua anaknya terpaksa batal ke sekolah karena seragamnya basah akibat terendam banjir. Mereka pun mengungsi ke Masjid At Thoyyibah, Makassar.

“Ada dua anakku semuanya sekolah dan terpaksa mengungsi di sini. Bagaimana mau tidak pergi sekolah sementara seragamnya basah di rumah,” katanya di lokasi, Selasa (7/12/2021).

Saat ini, ia dan anaknya harus mengungsi di masjid itu hingga beberapa hari ke depan. Selama mengungsi, Nuraini mengaku belum mendapat bantuan pemerintah.

“Air di rumah sampai sekitar tiga meter. Tiap tahun memang kami di sini sudah langganan banjir,” jelasnya kepada Fajar.co.id

Senada dengan Nuraini. Seorang ibu bernama Suriawati bernasib sama. Satu bayi dan dua orang anaknya dan yang kini duduk di bangku sekolah dasar dan menengah, harus mengungsi ke masjid.

Seragam sekolah anak mereka ikut basah akibat banjir yang telah mengepung rumah mereka, yang telah ia tinggali selama belasan tahun yang lalu. Suriawati bersama suami dan tiga anaknya pun kini memilih bertahan di masjid tersebut.

  • Bagikan