Awas Berpacaran! Dosanya Ditanggung Orang Tua

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hubungan berpacaran di zaman modern saat ini seolah sudah dinormalisasi. Siapa pun boleh melakukannya asal suka sama suka.

Tapi mesti hati-hati, hubungan yang dilarang Islam dan tak diakui negara itu bisa berdampak pada orang tuanya. Hukuman di neraka menanti.

Dalam kanal YouTube Al Bahja TV, penceramah Buya Yahya menyampaikan soal bahaya pacaran dan dampaknya kepada orang tua bila sudah meninggal kelak.

Kata Buya, siapa saja yang memperbolehkan anaknya berpacaran, apalagi sampai melakukan hubungan badan tanpa ikatan pernikahan, maka orang tuanya itu akan dimintai tanggungjawab soal didikan kepada anaknya semasa ia hidup.

Sebaliknya. Bila sang orang tua sudah mendidik dan melarang anaknya berpacaran namun anak itu tak mengindahkan, anak itu yang berdosa dan orang tuanya terbebas dari tuntutan Allah.

“Seorang anak jika maksiat, tidak akan (ditanggung) dosanya oleh sang bapak (atau ibu) kecuali jika bapak tidak mendidik. Kalau dia mendidik (berpacaran), baru dia dapat bagian (hukuman di neraka),” kata Buya kepada jemaah di depannya.

“Tapi kalau anda mendidik anak jadi bener-bener mendidik, (tapi anaknya tetap bermaksiat), ya tidak akan dituntut oleh Allah,” sambung alumnus S2 Universitas Al-Ahgaf, Hadramaut, Yaman ini.

Menurutnya, orang tua akan bebas dari pertanggungjawaban di akhirat bila sudah mengajarkan anaknya untuk jangan bermaksiat. Namun bila anaknya itu sudah dididik namun diabaikan, maka anak itu yang akan menanggung dosanya.

  • Bagikan