Banjir Landa Pulau Lombok, Empat Orang Dilaporkan Meninggal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LOMBOK BARAT – Banjir parah yang menerjang Pulau Lombok memaksa Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) turun tangan.

Direktur Polairud NTB Kombes Kobul Syahrin Ritonga mengerahkan hampir seluruh personel yang ada di Polda NTB dan Lombok Barat untuk membantu proses evakuasi korban terdampak banjir. Sebagaimana diketahui, dua kecamatan di Kabupaten Lombok Barat terdampak paling parah dalam musibah banjir akhir tahun 2021 ini.

“Atas perintah Kapolda, kami kerahkan seluruh kekuatan untuk membantu korban. Semua peralatan SAR yang kami punya, kami bawa ke lokasi,” ujar Kombes Kobul Syahrin Ritonga.

Peralatan SAR yang ikut diterjunkan berupa perahu karet sebanyak 5 unit, U-Safe atau ring bois elektrik 10 unit, dan life jacket sebanyak 50 unit. Menurut Kombes Kobul Ritonga, semua peralatan dan personel akan tetap bersiaga di Kecamatan Gunungsari dan Batulayar hingga keadaannya membaik.

Kombes Kobul Ritonga menambahkan, posko siaga bencana dipusatkan di Polsek Gunungsari dan markas komando kepolisian tersebut menjadi pusat informasi bagi masyarakat.

“Jadi bagi warga yang butuh bantuan bisa langsung ke Polsek Gunungsari. Personel kami siaga sampai kondisi membaik,” katanya.

Banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Lombok Barat pada Senin (6/12) pagi menjadi gambaran dari sebagian wilayah yang terkena dampak banjir akibat hujan dengan intensitas curah hujan tinggi sejak Minggu (5/12) sore di Provinsi NTB.

  • Bagikan