Copot Direksi dan Dewas BUMD Lalu Segel Ruangannya, Danny: Harus Rombak Total

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Seluruh Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau yang lebih dikenal dengan Perusda Kota Makassar telah dicopot.

Untuk menghindari kemungkinan buruk terjadi usai pemberhentian tersebut, ruangan Direksi dan Dewas BUMD disegel oleh Satpol PP Kota Makassar.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, ia membentuk tim percepatan penataan total BUMD sesuai visi misi perombakan total BUMD.

“Saya minta mereka (tim percepatan) mengevaluasi. Setelah itu tentunya kita harus merombak total,” katanya, Selasa, (7/12/2021).

Dia menyebut, apa yang dilakukan ini belum bisa dikatakan sebagai pembubaran. Pasalnya, pegawai tetap akan bekerja seperti biasa.

Hanya saja Direksi dan Dewan Pengawasnya sudah tidak dilibatkan.

“Saya akan menunjuk orang-orang yang mempersiapkan aturannya, tim dan segala sesuatu. Besok mulai,” tegas Danny sapaan Moh Ramdhan Pomanto.

Setelah selesai perbaikan kata dia, pihaknya akan mulai melakukan seleksi. Karena menurutnya selama ini banyak yang rusak berat.

“Makanya saya bikinkan tim, bukan saya saja sendiri yang mau memutuskannya, lebih banyak ahli hukum. Supaya produktif,” ujarnya.

Dia menjelaskan, nasib BUMD tersebut belum dipastikan. Bentuknya akan menjadi BLUD atau Perseroda.

“Kemarin saya diskusi dengan KPK, usulkan bagaimana kalau BLUD. Ini semua harus distudi mana yang baik, mana yang pas. Dan itu harus ada aturannya,” ujarnya.

  • Bagikan