Putusan NA Inkrah, Pengangkatan Gubernur Definitif Sulsel Idealnya Dipercepat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sama-sama tidak melakukan banding atas putusan pengadilan. Sehingga, ini bisa menjadi dasar untuk segera mengangkat Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi pejabat definitif.

Pakar pemerintahan yang juga eks Dirjen Otoda Kemendagri, Prof Djohermansyah Djohan mengatakan, dengan adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkrah, sudah bisa jadi dasar untuk segera mengangkat Plt gubernur menjadi gubernur definitif. Apalagi, terdakwa dan KPK tidak lagi melakukan upaya hukum.

“Jadi sisa menunggu salinan putusan/vonis pengadilan. Selanjutnya diusulkan DPRD ke pemerintah pusat. Nanti ada Keppres pemberhentian tetap Nurdin Abdullah yang diterbitkan sekaligus Keppres pengangkatan Plt gubernur menjadi definitif. Begitu prosesnya,” ungkapnya.

Memang, kata Prof Djo sapaannya, tidak ada aturan yang mengatur tenggat waktu untuk proses pengangkatan menjadi definitif. Namun menurutnya, bila sudah ada putusan hukum yang berkekuatan tetap, pengisian kepala daerah mesti dipercepat. Apalagi kewenangan Plt sangat terbatas.

“Termasuk fasilitas yang digunakan Plt Gubernur sekarang ya masih pakai fasilitas Wagub. Makanya lebih cepat lebih baik. Terpenting itu soal kewenangannya yang sangat terbatas bila hanya sebagai Plt,” bebernya.

Sementara untuk posisi Wagub, Guru Besar IPDN ini mengatakan, mekanisme pengisian jabatan hanya dilakukan bila sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan. Untuk pengisiannya tentu melalui pengusulan partai-partai pengusung saat Pilgub. Nanti diusulkan dua nama kemudian dipilih DPRD.

  • Bagikan