4.000 Warga Makassar Mengungsi Karena Banjir, Netizen: Hidup Genangan!

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengakui banjir tahun ini merupakan yang terbesar selama 5 tahun terakhir.

Sekitar 4.000 warga Makassar mengungsi di 32 tempat pengungsian. Ketinggian air mencapai 1,5 meter di 16 titik.

Terjadinya banjir bukan karena buruknya drainase, pompa, dan kondisi kanal yang tidak mampu menampung curah hujan.

Hanya saja, memang terjadi yang namanya cuaca ekstrim dan naiknya permukaan air laut.

foto: Instagram @dpramdhanpomanto

Lucunya, banjir yang sedemikian parahnya ini disebut sang walikota hanya genangan yang cukup tinggi.

Menurut Danny, secara menyeluruh hampir ada semua genangan yang cukup tinggi. Alasannya ia mengistilahkan genangan bukan banjir karena ini lebih pada pengaruh rob atau air laut tinggi.

Istilah genangan ini yang kemudian menjadi bahan cemoohan warganet. Danny jadi bulan-bulanan. Menuai sindiran pedas nan nyelekit.

Diintip dari unggahan potret Danny di akun Instagram pribadinya @dpramdhanpomanto, walikota berlatar belakang arsitek ini membagikan aktivitasnya turun langsung mengecek kebutuhan warga di pengungsian.

Dalam unggahannya pada Selasa (7/12/2021), Danny menerangkan meninjau dua titik yakni di Daeng Toa 3 Kecamatan Manggala dan Kodam 3 Kecamatan Biringkanaya.

Bukannya mendapat apresiasi, warganet justru menyentil soal istilah ‘genangan’.

“Alhamdulillah Makassar tidak banjir lagi, hanya tergenang,” sahut @idhan***.

  • Bagikan