Pagi-pagi Wali Kota Makassar Terima Terima Telepon Darurat, BPBD Langsung Bergerak

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tiba-tiba menerima telepon untuk evakuasi warga, Rabu, (8/12/2021) pagi.

Warga tersebut merupakan seorang ibu dan bayi yang tinggal di Perumnas Antang Blok 10.

“Saya dapat telepon permintaaan darurat untuk evakuasi ibu dan bayi di blok 10,” keterangan tertulis Danny Pomanto sapaan Moh Ramdhan Pomanto.

Danny pun memerintahkan kepada stakeholder untuk segera menindaklanjuti permintaan darurat tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Makassar, Mohammad Khadafy langsung respons cepat.

“Segera laksanakan perintah pak wali,” ucapnya.

Diketahui, sebelumnya Danny Pomanto menyebut sebanyak 3600 warga mengungsi di 32 titik per siang kemarin.

Sementara data BPBD Makassar per 7 Desember kemarin, terdapat 6 kecamatan yang terdampak dengan 3.206 jiwa di 37 titik pengungsian.

Kecamatan Biringkanaya sebanyak 1.508 jiwa dengan 11 titik pengungsian. Di kecamatan ini, tercatat ada enam lokasi banjir seperti di kompleks BTP Blok AF, Perumahan Mangga Tiga, Perumahan Bukangmata, Kotipa Raya-Perumahan Kodam III, Perumahan Al Marhama Kompleks Depag (Daya) dan Kampung Katimbang.

Kecamatan Manggala terdampak 1.214 jiwa dengan enam titik pengungsian. Lokasi banjir di Bukit Batu, Kampung Baru, Jalan Toa Daeng, Perumahan Swadaya Mas, Kampung Kejeng, Kampung Romang Tangaya, Kampung Kajang, Perumnas Antang Blok 8 dan 10 serta Kompleks IDI Manggala.

  • Bagikan