PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember, Panitia Segera Bersurat ke Pemerintah dan Satgas Covid-19

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – PBNU menetapkan pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) tetap diselenggarakan sesuai jadwal semula dengan izin Satgas Covid-19.

“Alhamdulillah, akhirnya PBNU memutuskan muktamar dilaksanakan pada tanggal 23, 24, dan 25 Desember 2021,” kata Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud dalam keterangan yang diterima, Rabu (8/12).

Jadwal Muktamar NU itu diputuskan dalam rapat gabungan tanfidziyah dan syuriah PBNU pada Selasa (7/12) malam.

Forum itu dihadiri oleh Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj, Sekjen Helmi Faisal Zaini, Rais Syuriah PBNU KH Manarul Hidayat dan Katib Syuriah KH Mujib Qulyubi dan dinyatakan quorum karena dihadiri seluruh Tanfidziyah dan Syuriah.

“Sebelum rapat gabungan, PBNU sendiri dalam acara istigasah mendoakan muktamar yang sejuk dan damai,” ucap Kiai Marsudi.

Dia juga mengatakan pada Selasa sore telah dilakukan pertemuan empat tokoh NU, yaitu KH Miftachul Akhyar, KH Yahya Cholil Staquf, KH Said Aqil Siradj, dan Helmi Faisal Zaini.

Pertemuan itu membicarakan perkembangan terakhir soal pernyataan Menko kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan tentang pencabutan status PPKM pada liburan Natal dan Tahun Baru.

Pernyataan tersebut dianggap membuka peluang pelaksanaan Muktamar ke-34 NU tetap tanggal 23 sampai 25 Desember 2021, seperti keputusan konferensi besar (konbes).

Namun, kata Kiai Marsudi, jika pemerintah tidak mengizinkan karena alasan kondisi pandemi Covid-19, maka akan dilakukan rapat gabungan kembali untuk menetapkan tanggal pelaksanaannya.

  • Bagikan