Dusun Curah Kobokan Paling Parah Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Penyaluran Bantuan Terkendala Akses

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Erupsi Gunung Semeru membuat jalur menuju Dusun Curah Kobokan rusak. Akibatnya, Pemerintah Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang mengalami kesulitan dalam penyaluran bantuan kepada warganya di dusun itu.

Kepala Desa Supiturang, Nurul Yaqin Pribadi mengatakan kesulitan untuk penyaluran bantuan tersebut diakibatkan rusaknya jalur menuju wilayah tersebut akibat lahar Gunung Semeru.

“Wilayah Dusun Curah Kobokan berada di seberang sungai yang sekarang terdampak parah akibat lahar,” kata Nurul.

Dia menjelaskan Desa Supiturang memiliki empat dusun, yakni Sumbersari, Gumukmas, Supiturang, dan Curah Kobokan. Dari empat dusun tersebut, Curah Kobokan berada terpisah dari dusun lainnya.

Dia mengutarakan Dusun Curah Kobokan sesungguhnya terhubung dengan Dusun Sumbersari.

Namun, akibat aliran material vulkanik yang sangat banyak mengakibatkan akses ke Curah Kobokan terputus sejauh ratusan meter. “Dusun Curah Kobokan bisa diakses dari Dusun Sumbersari, tetapi jalur tersebut putus akibat aliran lahar,” katanya.

Dia menjelaskan saat ini, pihak Pemerintah Desa Supiturang masih melakukan pemantauan perkembangan kondisi Dusun Curah Kobokan. Hal itu dikarenakan untuk menuju wilayah tersebut membutuhkan waktu hingga lima jam melalui jalur utara.

Terlebih, lanjutnya, Jembatan Gladak Perak yang sebenarnya bisa dipergunakan untuk mengakses Dusun Curah Kobokan saat ini kondisinya terputus akibat derasnya aliran lahar saat erupsi Gunung Semeru lalu.

  • Bagikan