Pemprov Sulsel Pidanakan Oknum Penyerobot Lahan Al Markaz

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemprov Sulsel tidak ingin main terhadap mafia tanah. Upaya pidana pun dilakukan bagi para pelaku.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, Pemprov Sulsel tengah menempuh jalur hukum bagi oknum yang berusaha mengambil alih tanah pemerintah.

Salah satu yang sedang diproses adalah pelaku penyerobot lahan Al Markaz. Setelah memang kasasi, Pemprov Sulsel langsung melaporkan pelaku untuk diproses.

“Sudah beberapa kita laporkan, seperti Al Markaz kita sudah menang kasasi tapi kita laporkan lagi. sudah dilaporkan, lagi proses sekarang untuk kelengkapan bukti bukti dan data,”kata Andi Sudirman Sulaiman saat ditemui di Kantor Gubernur, Selasa (9/11/2021).

Bahkan menurut Andi Sudirman, mafia tanah ini sudah dilaporkan sebelum Pemprov menang kasasi atas kasus sengketa di tanah Masjid Al Markaz.

“Beberapa, karena itukan masalah termasuk merugikan negara jadi kita tetap proses, kalau mereka tidak mau kasi ke kita, kita proses kita tetap berjalan,”terangnya.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel berhasil mempertahankan asetnya setelah menang kasasi di Mahkamah Agung.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan salah satu aset yang berhasil dipertahankan adalah tanah di Al Markaz Al Islami.

“Setelah beberapa kali mengalami hasil kurang berpihak dalam beberapa tahun terakhir. Alhamdulillah hari ini mendapat berita baik bahwa Pemprov Sulsel menang putusan Kasasi Mahkamah Agung atas gugatan tanah Al-Markaz Al Islami sebagai aset dengan Nilai Trilliunan Rupiah,”katanya.

  • Bagikan