Pesan Mendalam di Hari Antikorupsi Sedunia, Novel Baswedan: Korupsi Merusak Peradaban

  • Bagikan
Novel Baswedan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin (30/9). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Eks penyidik KPK, Novel Baswedan memaknai hari antikorupsi internasional dengan pesan yang mendalam.

Bagi Novel, korupsi dapat merusak bangsa, baik dari peradabannya hingga merendahkan moralitas anak bangsa.

Selain itu, korupsi juga dapat menghambat kemajuan suatu bangsa terlebih dapat membuat kesenjangan di masyarakat.

“Korupsi merusak peradaban, merendahkan moralitas, menghambat kemajuan/kesejahteraan, membuat kesenjangan, ketidakadilan & tdk memanusiakan manusia,” ucap Novel dilansir Fajar.co.id dari laman twitter pribadinya, Kamis (9/12/2021).

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk melawan tindak-tindak korupsi secara nyata.

“Mari kita lawan bersama, tidak hanya dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan dan keteladanan. Selamat hari anti korupsi dunia,” ucapnya.

Novel sendiri merupakan satu diantara 57 eks pegawai KPK yang diberhentikan karena tidak lulus dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).

Kini ia pun akan dilantik menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri, bersama 43 eks pegawai KPK lainnya pada hari ini. (zaki/fajar)

  • Bagikan