Polisi Cari Korban Banjir, Sejumlah Warga Menolak, Malah Ada yang Sembunyi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Banjir masih menerjang beberapa wilayah di Makassar. Meski demikian, sudah ada beberapa titik yang mulai surut.

Khusus di Perumnas Antang Blok 8 dan 10. Air masih menggenang, bahkan sempat menyentuh dada orang dewasa.

Tim penyelamat yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Polri pun berupaya mencari para pemilik rumah yang terkepung banjir. Namun, ada yang lucu di balik proses pencarian itu.

Saat Kapolsek Manggala, Kompol Edhy Supriadi Idrus, menawarkan bantuan evaluasi kepada warga, justru mereka bersembunyi di balik jendela lantai dua rumahnya.

Bahkan, salah seorang pria yang ditawarkan bantuan evakuasi oleh polisi, justru menolak dan memilih bertahan di lantai dua rumah permanen mereka.

“Mauki’ dievakuasi?” tanya Kompol Edhy kepada warga, sambil mendayung perahu karet.

“Janganmi,” jawab warga dari lantai dua rumah mereka.

“Ada yang hamil atau hamil tua atau bagaimana?” tanya Kompol Edhy lagi.

“Tidak ada ji,” jawab warga tersebut, singkat.

Air di kawasan padat permukiman penduduk itu perlahan surut. Apalagi intensitas hujan juga tak lagi sederas beberapa hari sebelumnya.

Kendati ada warga yang menolak dievakuasi, sejumlah warga memilih mengungsi di rumah kerabatnya yang tidak terdampak banjir. Bahkan, ada pula yang mengungsi di masjid yang tak jauh dari lokasi banjir.

  • Bagikan