Kasus Kekerasan Psikis Tuti Kuspiati Halim, Komisi III DPR Ungkap Dugaan Keterlibatan 2 Oknum Jenderal Polri

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menjelaskan pihaknya menerima laporan korban Tuti Kuspiati Halim mengenai dugaan keterlibatan 2 oknum jenderal Polri.

Aduan korban kekerasan psikis yang dialami Tuti Kuspiati Halim kini ditindaklanjuti oleh Komisi III DPR RI.

Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menjelaskan pihaknya menerima laporan korban pada Selasa (7/12).

Pimpinan Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menuturkan, keterlibatan dua oknum jendral Polri tersebut terkait proses perkara saling lapor antara Tuti Kuspiati Halim dengan Wawan alias Wan Hok yang merupakan terduga pelaku kekerasan psikis di Polda Jawa Barat.

“Disinyalir (keterlibatan jendral Polri) mempengaruhi jalannya gelar di Wassidik Mabes Polri,” kata Pangeran dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (10/12).

Legislator PAN ini memastikan, pihaknya akan mendorong Komisi III untuk terus mengawal kasus yang diduga melibatkan oknum jenderal polisi tersebut.

“Bila diperlukan Komisi III dapat meminta penjelasan Kapolri,” kata Pangeran kepada wartawan di Jakarta (10/12).

Sementara pengacara Tuti Kuspiati Halim, Agung Mattauch menerangkan, tujuan pengaduan ke Komisi III DPR adalah agar perkara dihentikan.

Menurut Agung, setelah gelar perkara Wawan akhirnya mengaku sebagai anak kandung Lim Pin Soen dan Jo Ki Moy, sehingga seharusnya segera ditetapkan menjadi tersangka.

  • Bagikan