Kemendagri Apresiasi Penanganan Stunting PKK Sulsel

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr Yusharto Huntoyungo MPd, meminta agar provinsi lain di Indonesia, mereplikasi program PKK Sulsel dalam penanganan stunting. Iapun memberikan apresiasi terhadap PKK Sulsel, yang berhasil menurunkan angka stunting di daerah ini.

“PKK Sulsel melibatkan ahli gizi, kemudian Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, yang diturunkan ke desa-desa yang ada di kabupaten/kota, untuk menangani dan mencegah stunting dan gizi buruk,” kata Yusharto, pada Rapat Koordinasi Nasional PKK, yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat, 10 Desember 2021.

Tidak hanya itu, Pemprov Sulsel juga mengucurkan anggaran Rp150 juta kepada PKK kabupaten/kota untuk penanganan stunting. Menurut Yusharto, program PKK Sulsel sangat bagus, tinggal menunggu hasilnya di akhir tahun nanti.

“Saya melihat ini sebagai model dan bisa direplikasi di provinsi atau daerah lain, yang memiliki kepedulian atau konsep penanganan stunting. Sekali lagi, terima kasih untuk Sulsel,” ujarnya.

Ketua Umum TP PKK pusat, Tri Tito Karnavian, berharap, seluruh kader dan pengurus PKK memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan gerakan PKK sebagai bentuk kiprah serta kontribusi terhadap bangsa dan negara.

“Saya sangat mengharapkan agar forum rapat koordinasi nasional ini akan mempunyai nilai manfaat yang besar bagi perkembangan dan kemajuan Gerakan PKK yang dimotori TP PKK,” ujar Tri saat memberi sambutan.

  • Bagikan