Nikaragua Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan, Tiongkok Sebut Keputusan Tepat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BEIJING — Pemerintah Tiongkok menilai keputusan Nikaragua untuk kembali menjalin hubungan diplomatik dengan pihaknya sudah tepat sehingga layak mendapatkan apresiasi.

“Ini pilihan yang tepat karena sejalan dengan tren global yang didukung oleh masyarakat. Tiongkok sangat mengapresiasi keputusan ini,” demikian pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) yang diterima Antara di Beijing, Jumat (10/12) pagi.

Para delegasi Tiongkok dan Nikaragua menggelar pertemuan dan menandatangani komunike bersama di Kota Tianjin untuk mengumumkan dimulainya kembali hubungan diplomatik.

Sebelumnya negara di kawasan Amerika Tengah itu mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Kedua pemerintahan telah memutuskan adanya saling pengakuan dan dimulainya kembali hubungan diplomatik di tingkat kedutaan yang berlaku efektif sejak penandatanganan komunike bersama.

Bagi Tiongkok, Nikaragua merupakan negara penting di Amerika Tengah. Nikaragua pada akhirnya mengakui dan berkomitmen mematuhi prinsip Satu Tiongkok sehingga untuk selanjutnya tidak lagi melakukan pertukaran atau hubungan secara resmi dengan Taiwan.

Tiongkok akan bekerja sama dengan Nikaragua di berbagai sektor untuk kepentingan bersama dan saling menguntungkan masyarakat di kedua negara.

Pada September lalu Presiden Honduras Xiomara Castro juga menyampaikan keinginannya untuk menjalin lagi hubungan diplomatik dan komersial dengan Tiongkok.

Namun pada November lalu Lithuania memutuskan pembukaan kantor perwakilan resminya di Taiwan. Sikap Lithuania tersebut memicu protes dari Tiongkok yang diikuti dengan penurunan level perwakilannya.

  • Bagikan