Pemerintah Berupaya Hadirkan Vaksin untuk Anak, Sinovac Menunggu Tambahan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID — Pemerintah pusat tengah berupaya menghadirkan vaksin untuk anak usia 6 tahun ke atas. Diharapkan bulan ini sudah ada kepastian.

Sementara, untuk saat ini, baru vaksin Sinovac yang telah mendapatkan emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk vaksinasi anak usia 6 tahun ke atas.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Terkait Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, pemerintah tidak bisa memberikan vaksin yang sudah ada. Sebab, vaksin tersebut sudah didistribusikan untuk kelompok usia lain.

Jenis vaksin selain Sinovac belum mendapatkan EUA dari BPOM. “Mungkin BPOM berkenan memberikan EUA untuk jenis vaksin lain,” imbuhnya.

Nadia membeberkan bahwa petunjuk teknis untuk vaksinasi anak masih digodok. Termasuk tempat vaksinasi untuk anak di atas 6 tahun juga belum diputuskan. Bisa jadi akan bekerja sama dengan sekolah.

Selain pada anak, vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) menjadi pekerjaan rumah. Berkaca dari berbagai negara, penularan Covid-19 varian Omicron pada lansia cukup tinggi.

Nadia menjelaskan bahwa pemerintah bisa jadi akan memberikan booster kepada lansia. Namun, vaksin ketiga itu masih dikaji ahli. ”Mudah-mudahan Januari,” ungkapnya.

Terpisah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah tidak kendur dalam menggenjot vaksinasi. Dia menekankan, target presiden untuk menuntaskan angka vaksinasi 70 persen populasi penduduk pada akhir Desember 2021 harus diupayakan.

  • Bagikan