Selain Diperkosa, Herry Wirawan Jadikan Santriwati Kuli Bangunan

  • Bagikan
ILUSTRASI. Pemerkosaan

FAJAR.CO.ID, JABAR — Ternyata, Herry Wirawan (36), bukan hanya memperkosa puluhan santriwatinya. Ia juga menjadikan para korban sebagai kuli bangunan.

Santriwati tesebut, oleh Herry Wirawan dijadikan kuli bangunan untuk pembangunan gedung pondok pesantrennya di Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.

Fakta baru kelakuan Herry Wirawan itu diungkap Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Livia Iskandar, dalam keterangannya, Jumat (10/12/2021).

Hal itu didapat berdasarkan pemantuan LPSK dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Bandung, sejak 17 November sampai 7 Desember 2021.

“Para korban dipaksa dan dipekerjakan sebagai kuli bangunan saat membangun gedung pesantren di daerah Cibiru,” bebernya.

Fakta persidangan juga mengungkap, Herry Wirawan juga mengeksploitasi anak-anak yang dilahirkan santriwati yang diperkosanya.

Oleh Herry Wirawan, bayi-bayi tersebut adalah anak yatim piatu.

Selain itu, salah seorang saksi yang memberikan keterangan menyebutkan, ponpes Herry Wirawan juga mendapatkan dana BOS.

Akan tetapi, penggunaan BOS di ponpes tersebut tidak jelas.

Sampai saat ini, ada 29 orang yang mendapat perlindungan dari LPSK, yang 12 di antaranya adalah anak di bawah umur.

Mereka terdiri dari korban dan saksi. Tujuh orang di antaranya telah melahirkan bayi hasil pemerkosaan Herry Wirawan.

“LPSK juga memberikan bantuan layanan medis saat salah satu saksi korban menjalani proses persalinan di RS,” ungkapnya.

  • Bagikan