Soroti Kasus Pemerkosaan Santriwati, Hilmi Firdausi: Jangan Bawa-bawa Agamanya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivis dakwah, Hilmi Firdausi menyoroti kasus oknum guru yang memperkosa belasan santriwati pondok pesantren (ponpes) di Kota Bandung, Jawa Barat.

Oknum guru tersebut berinisial HW sementara berkasus dengan tuduhan memperkosa belasan santriwati hingga hamil bahkan sampai melahirkan anak.

Hilmi Firdausi mengatakan bahwa ada ustaz atau pemuka agama lain yang melakukan tindakan kriminal dan terbukti, maka ia meminta agar selayaknya dihukum lebih berat.

“Jika ada ustaz, pendeta atau pun pemuka agama lain melakukan tindak kriminal dan terbukti, selayaknya dihukum lebih berat karena status mereka,” kata Hilmi Firdausi dilansir fajar.co.id dari twitter pribadinya, Jumat (10/12/2021).

Ia mengatakan bahwa yang terpenting jangan membawa-bawa agamanya dan jangan juga membawa nama pesantrennya.

Hilmi menegaskan agar bisa menilai secara objektif segala sesuatu, tidak berdasarkan atas kebencian dan tanpa maksud menjatuhkan.

“Yang penting, jangan bawa-bawa agamanya juga jangan bawa pesantrennya, gerejanya dll. Mari obyektif menilai sesuatu, tidak berdasar kebencian dan ingin menjatuhkan,” ujar Hilmi. (zaki/fajar)

  • Bagikan