Yandri Susanto Minta Pelaku Pencabulan terhadap Santriwati Dihukum Kebiri

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyarankan hukuman kebiri terhadap HW (36 tahun) terduga pelaku pencabulan terhadap santriwati di Bandung, Jawa Barat.

Yandri menilai HW sangat sadar melakukan kejahatan keji itu yang terlihat dari aksi pemerkosaan dilakukan berulang-ulang. “Boleh ini dihukum seberat-beratnya, termasuk dikebiri,” kata Yandri melalui keterangan persnya, Jumat (10/12).

Toh, kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu, hukuman kebiri menjadi pesan khusus kepada para pelaku kekerasan seksual. “Oleh karena itu, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya,” tutur Yandri.

Di sisi lain, legislator Daerah Pemilihan II Banten itu mengatakan perlu adanya rehabilitasi bagi korban dugaan pemerkosaan HW.

Dia pun mendorong semua pihak memberikan edukasi tentang penghapusan tindak kekerasan seksual, terutama di lingkungan pendidikan. “Dengan momentum ini perlu adanya semacam konseling atau pendidikan tentang kekerasan seksual di pondok pesantren,” beber dia.

Guru sekaligus pimpinan pondok pesantren di Cibiru, Kota Bandung berinisial HW, 36, diduga mencabuli santriwati yang ada di sekolah tersebut. HW melakukan perbuatan biadab tersebut terhadap para korban di berbagai tempat pada rentang tahun 2016 hingga 2021.

“Pelaku mencabuli korban di berbagai tempat, di pondok pesantren, hotel hingga apartemen di Kota Bandung,” ujar Plt Pidana Umum Kejati Jabar Riyono saat dikonfirmasi, Rabu (8/12).

  • Bagikan