Soal Target Vaksinasi Sultra yang Belum Tercapai, Begini Kata Mendagri

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, KENDARI - Rendahnya Capaian Vaksinasi Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mendagri Tito Karnavian bersama Gubernur Sultra, Forkompimda Sultra, Bupati dan Wali Kota Se Sultra di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Sabtu (11/12).

Adapun kendala-kendala tersebut. disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam konferensi persnya usai memimpin Rakor bersama Gubernur Sultra, Forkompimda Sultra, Bupati dan Wali Kota Se Sultra

"Ada memang beberapa kendala yang disampaikan dalam Rakor terutama masalah cuaca ombak di daerah Kepulauan, di daerah-daerah terpencil, kemudian ada juga di daerah banyak masyarakat yang merantau, sehingga angka target vaksinasinya harus berselisih dengan data riil penduduk yang ada di lapangan," ungkapnya.

Lanjutnya mantan Kapolri ini, bahwa selain itu, ada yang menyampaikan terkait persediaan vaksinasi, nah ini sepertinya tidak masalah, karena stok yang ada khususnya di Provinsi berjumlah 200 ribu, dan kemudian dari Kemenkes melalui Dirjen sudah menyampaikan akan mengirim sebanyak lebih kurang 600.900 dosis tambahan untuk Sultra.

"Dan kita harapkan dengan adanya tambahan dan stok yang ada di Provinsi ini bisa untuk menutup kekurangan yang ada dan kebutuhan yang ada, tinggal masalahnya adalah eksekusinya,"terangnya.

Lebih lanjut, Tito mengatakan bahwa untuk masalah anggaran bisa mengunakan anggaran dari sisa anggaran dari penanganan Pandemi atau belanja tidak terduga, atau program kesehatan lainnya yang sudah ada.

  • Bagikan