Ahmad Dhani Diduga Langgar Aturan Karantina, Guntur Romli: Hukum Tak Boleh Tebang Pilih

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kabar pelanggaran aturan karantina kesehatan dari kalangan pesohor atau selebriti kembali ramai. Kali ini Ahmad Dhani bersama keluarganya diduga tidak mematuhi proses karantina Covid-19.

Terkait hal itu, politisi PSI, Mohamad Guntur Romli meminta Satgas Penanganan Covid-19 untuk melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran tersebut.

“Hukum tdk boleh tebang pilih, keadilan hrus ditegakkan, mudah sekali investigasi kasus ini,” kata Guntur Romli di akun Twitter-nya @GunRomli, Senin (13/12/2021).

Menurut Guntur Romli, untuk menyelidiki dugaan pelanggaran itu sangat mudah sekali.

“Tinggal cek stempel kedatangan imigrasi, dgn tgl berkeliaran yg hrusnya karantina,” jelasnya.

Sebelumnya, kabar pelanggaran aturan karantina keluarga musisi Ahmad Dhani diungkap akun instagram @adamdenigrk yang memaparkan bukti-bukti jika keluarga musisi itu melanggar proses karantina.

@adamdenigrk mengaku dirinya bertemu dengan Mulan Jameela, Ahmad Dani dan semua anak-anaknya di Capadocia, Turki pada tanggal 2 Desember 2021.

Sesuai aturan pemerintah, pendatang dari luar negeri wajib karantina 10 hari. Namun akun @adamdenigrk menerima informasi jika pada tanggal 9 Desember 2021, temannya kedapatan melihat Mulan Jameela dan Ahmad Dani di Mal Pondok Indah.

“Saat itu, saya satu bus dengan keluarga beliau di jemput dari hotel menuju ke tempat naik balon udara. Saya tiba kembali ke Jakarta pada tanggal 5 Desember 21. Sesuai dengan peraturan pemerintah, dia pun menjalani karantina 10 hari. Hari ini hari ke 7 karantina saya. Tetapi pada tgl 09 Desember 2021, teman saya memberi informasi kalau temannya itu, bertemu dengan Mulan Jamila dan Ahmad Dani di Mall Pondok Indah. Dan pada hari yang sama. Anaknya Al Ghazali dengan pacarnya nonton di bioskop. Dan pada hari sabtu 11 Desember 2021 al el dul naik helikopter keliling jakarta yang disponsori oleh 3second,” tulis akun tersebut yang diunggah 2 jam yang lalu.

  • Bagikan