Awas! Ini 5 Bahaya Hirup Udara yang Tercemar Abu Erupsi Semeru

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur masih mengungsi. Rumah mereka dianggap masih tidak aman, untuk dihuni pasca erupsi pada 4 Desember 2021 lalu.

Bila dipaksa dihuni, efeknya yang berbahaya. Apalagi yang rumahnya berada dekat dengan gunung tersebut, karena akan mengganggu sistem pernapasan.

Dikutip Fajar.co.id dari laman resmi pusat krisis Kemenkens, ada lima efek bila terlalu lama menghirup udara yang tercemar akibat erupsi tersebut.

  1. Iritasi hidung dan pilek.
  2. Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering.
  3. Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit menjadi serius seperti tanda-tanda bronkitis akut selama beberapa hari. Seperti batuk kering, produksi dahak berlebih dan sesak napas.
  4. Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis, keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak napas dan batuk
  5. Ketidaknyamanan saat bernapas.

Dihimpun dari berbagai sumber, beberapa tips sehat selama erupsi. Pertama, hindari aktifitas di luar rumah atau pergi sejauh mungkin dari lokasi erupsi.

Kedua, memakai masker medis yang mampu menyaring partikel kecil dari erupsi. Bukan masker biasa. Ketiga, gunakan mobil bak tertutup saat berkunjung ke lokasi yang terdampak erupsi. (Ishak/fajar)

  • Bagikan