Banyak Perda Tanpa Perbup, Ketua Bapemperda: Ranperda Kedepan Kami Tolak

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BONE — Pemda Bone dianggap tak becus membuat Peraturan Bupati (Perbup). Sudah banyak Peraturan Daerah (Perda) lahir, namun sampai sekarang belum diterbitkan juga perbupnya.

Beberapa Perda yang belum memiliki Perbup diantaranya, CSR, terkait zonasi PKL, Perda Disabilitas, Cagar Budaya, Kepemudaan, dan Rencana Pengembangan Industri Kabupaten (RPIK).

Ketua Bapemperda DPRD Bone, Fahri Rusli mengatakan, pemerintah daerah yang lamban dalam membuat Perbup. Mereka yang punya pekerjaan, mereka punya gawaian, dan tidak pernah juga dilaporkan sampai saat ini.

“Perda yang 2020 sudah jadi sampai hari ini belum ada perbupnya. Pemda ngapain selama ini? Kok Perbup belum selesai,” herannya Senin (13/12/2021).

Kata dia, untuk pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kedepannya, tentu tidak akan dilanjutkan tahapan sampai kepada pimpinan apabila perda tersebut tidak dibarengi dengan draft perbup.

“Semua ranperda tahun 2022 harus dibarengi dengan perbup. Jika tidak ada percuma saja. Sama dengan yang lalu-lalu. Perda sudah jadi, perbup belum ada,” katanya.

Padahal kata politisi Partai Gerindra itu, Perbup itu tidak memakan waktu yang lama, karena intisarinya ada di perda. Mereka sisa mengambil saja hal-hal yang perlu untuk diterjemahkan secara khusus dalam Perbup.

“Salahnya kabag hukum mereka tidak melakukan evaluasi, hanya mendorong ke OPD saja. Makanya semua melambat,” sesalnya.

  • Bagikan