Momen Nataru, Kemenag Minta Masyarakat Memperketat Prokes Covid-19

  • Bagikan
Pernak-pernik natal yang mulai terpasang di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, Minggu (5/12/2021). Sejumlah pusat perbelanjaan mulai membuat dekorasi dengan pernak-pernik natal untuk menarik pengunjung menjelang Natal dan Tahun Baru 2022. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Sebab, dalam waktu dekat ini akan menghadapi dua momen besar, yakni perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, Nataru tahun ini masih akan dijalani dalam suasana keprihatinan karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Untuk itu, pihaknya mengajak agar seluruh aktivitas dilaksanakan dengan mematuhi prokes.

Untuk mengantisipasi persebaran virus korona, Kemenag juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 33 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 dalam Pelaksanaan Ibadah dan Peringatan Hari Raya Natal Tahun 2021.

“Prokes ini adalah sebagai ikhtiar bersama agar kita semua senantiasa sehat dan selamat di tengah pandemi yang belum selesai ini. Untuk itu, meski kita dibolehkan beraktivitas dalam berbagai bentuk dan macam kegiatan, namun mari terus saling menjaga antarsesama,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Senin (13/12).

Selain disiplin dalam prokes, jelang perayaan Natal, Kemenag juga meminta masyarakat maupun ormas keagamaan untuk mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati di tengah keberagamaan di Indonesia. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan itu maka kerukunan dan kedamaian yang selama ini sudah tercipta dengan baik juga tetap akan terjaga.

  • Bagikan