Prof Quraish Shihab: Ucapan Selamat Natal Ada di Alquran

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Haram tidaknya mengucapkan selamat hari Natal kepada umat Kristiani bagi penganut Islam kerap menjadi perdebatan panas jelang tanggal 25 Desember.

Ahli Tafsir, Muhammad Quraish Shihab mengatakan, perdebatan haram dan bolehnya mengucapkan selama natal, hanya terdapat di Indonesia dan Malaysia. Padahal, negara-negara di Timur Tengah tidak mempersoalkan itu.

Menurutnya, ucapan selamat Natal dan ikut bergembira bersama kalangan non muslim, tidak dilarang dalam Islam.

“Ini sebenarnya pertanyaan atau problem yang hanya ada di Indonesia atau di Malaysia dan sekitar kita. Kalau di timur tengah tidak ada itu,” kata Quraish Shihab dikutip dalam sebuah video di akun TikTok @panritaid, Senin (13/12/2021).

“Bahkan kita tidak bisa berkata boleh atau tidak, tetapi sebenarnya bagus. Bagus kita ikut bergembira dengan kegembiraan siapa pun,” lanjutnya.

Menurut Ayah dari presenter Najwa Shihab ini, Islam mengajarkan untuk berlaku baik antar sesama meskipun dia bukan seagama.

“Karena pada prinsipnya dalam ajaran agama, siapa pun orang itu, hanya ada dua, dia bisa jadi se agama dengan anda. Kalau tidak se agama, maka dia satu dalam kemanusiaan,” katanya.

“Dia (non muslim) ketika bergembira, mari kita ikut bergembira. Ketika bersedih, mari kita ikut berbelasungkawa,” sambungnya.

Dia mengatakan, Islam dan Kristen mengagungkan Nabi Isa. Maka wajar jika sama-sama bergembira atas kelahirannya.

  • Bagikan