Aziz Syamsuddin Tantang Saksi Sumpah Mubahalah, KPK Bilang Ini

  • Bagikan
Sidang perdana eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat hari ini, Senin (6/12/2021). Azis Syamsuddin di dakwa terkait suap pengurusan perkara yang sedang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, sumpah mubahalah tidak ada dalam acara persidangan. Hal ini menanggapi pernyataan mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang menantang seorang saksi, Agus Susanto untuk sumpah mubahalah.

“Tentu terdakwa punya hak untuk membantah keterangan saksi tersebut akan tetapi sumpah mubahalah tidak dikenal dalam sistem hukum acara pidana kita,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (14/12).

Menurut Ali, terdakwa dalam persidangan memang diberikan hak untuk menyanggah keterangan saksi. Tetapi protes Azis tidak perlu sampai menantang saksi untuk melakukan sumpah mubahalah. Hal itu dikarenakan saksi sudah disumpah saat sidang dimulai.

“Apa yang saksi sampaikan itulah yang ia ketahui, terlebih saksi juga sudah disumpah dihadapan majelis hakim,” ujar Ali.

Dalam persidangan yang digelar di PN Tipikor Jakarta pada Senin (13/12) kemarin, Azis Syamsuddin menantang seorang saksi bernama, Agus Susanto yang merupakan mantan Anggota Polri untuk bersumpah mubahalah. Karena Azis menuding, kesaksian Agus dalam persidangan keliru.

“Dari keterangan saksi, saya keberatan dengan keterangan yang diberikan oleh saksi. Ada beberapa yang saya akui bahwa dia mengantar ke Brebes itu benar, tapi keterangan yang lainnya saya mengajak dia bersumpah secara mubahalah kepada saya,” ucap Azis.

Politikus Golkar ini meragukan keterangan Agus yang mengaku pernah bertemu dengannya di rumah pribadinya yang berlokasi di Jalan Denpasar, Jakarta Selatan pada 6 April 2020. Agus menyebut Azis sudah menunggunya di depan teras rumah dalam kesaksiannya.

  • Bagikan