Putusan MA Keluar, Mantan Kadis Sosial Luwu Dieksekusi di Depan Lapas Palopo

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BELOPA—Kejaksaan Negeri Luwu telah mengeksekusi terdakwa mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Mursyid Djufrie, Senin 13 Desember.

Terdakwa Mursyid dieksekusi setelah keluarnya putusan kasasi Mahkamah Agung yang menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun dan denda sebanyak Rp50 Juta terkait kasus korupsi dana KUBE.

Kasi Pidsus Kejari Luwu, Eka Haryadi mengaku telah mengekseakusi Mursyid Djufri yang divonis melakukankorupsi dana stimulan Kelompok Usaha Bersama atau KUBE tahun 2017 yang merugikan negara sebesar Rp118 Juta.

“Kita sudah eksekusi ke Lapas Kelas II A Palopo tadi pagi,”kata Eka kepada FAJAR.

Kasus korupsi dana stimulan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) terdakwa Mursyid telah inkrak atau berkekuatan hukum tetap.Eka mengaku rencana mengeksekusi terdakwa Junat pekan lalu, tapu batal.”Yang bersangkutan sangat koperatif, kami tidak eksekusi di rumahnya. Kita arahkan langsung ke Lapas, kita eksekusi disana,”ujar Eka.

Putusan kasasi MA RI telah diterima pihak Kejari Luwu sepakan lalu. Terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun dan denda sebanyak Rp50 Juta.

Mursyid didakwa kasus korupsi dana stimulan Kelompok Usaha Bersama atau KUBE tahun 2017 yang merugikan negara Rp118 juta. Kapasitasnya sebagai Kadis Sosial Luwu saat itu.

Kalapas Palopo, Indra Sofyan mengaku telah menerima terdakwa mantan kadis sosial Mursyid yang kini telah menjadi terpidana.”Kami sudah terima dari Kejari Luwu. Terpidana saat ini sudah di Lapas Palopo,”kata Indra.

  • Bagikan