Tingkatkan Kapasitas, Aspenda Kaji Bentuk Konsorsium

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Perusahaan penjaminan daerah mengkaji membentuk konsorsium. Strategi ini dikaji agar bisa memperluas cakupan ke proyek-proyek infrastruktur.

Ketua Asosiasi Perusahaan Penjaminan Daerah (Aspenda), Mulyan Pulubuhu mengatakan perusahaan penjaminan kredit daerah (Jamkrida) memang juga merasakan imbas pandemi covid-19. Perusahaan-perusahaan Jamkrida di seluruh Indonesia kesulitan karena BPD atau BPR yang selama ini menjadi mitra mengurangi penyaluran kredit. Cukup berhati-hati karena kondisi ekonomi.

“Jadi memang cukup terasa. Ada pengurangan pendapatan. Makanya rapat kerja untuk tahun depan, kita sudah siapkan sejumlah rencana,” ungkapnya, Selasa (14/12/2021).

Dirut PT Jamkrida Sulsel ini menuturkan ada sejumlah rencana disiapkan tahun depan. Misalnya penguatan Jamkrida terkait kewajiban sertifikasi. Juga salah satu rencana yang akan dikaji kedepan dengan membentuk konsorsium Jamkrida. Namun opsi ini masih akan dibahas lebih matang. Pembentukan konsorsium ini akan memperkuat kapasitas pendanaan Jamkrida.

“Ada peningkatan kapasitas sehingga bisa memperluas portofolio misalnya dengan menggarap proyek konstruksi atau infrastruktur selain sektor UMKM. Ini yang akan kita rancang nanti. Termasuk menjajaki kolaborasi dengan perusahaan penjaminan Sinarmas,” bebernya.

Selain itu, pihaknya tetap akan melanjutkan upaya agar perusahaan-perusahaan penjaminan di daerah bisa mendapat suntikan modal dari negara. Kata dia, kondisi Jamkrida secara keseluruhan saat ini menghadapi kredit macet yang makin meningkat sehingga klaim pun meningkat.

  • Bagikan