Ada Cukong di Pilrek Unhas

  • Bagikan

Oleh : Yarifai Mappeaty, Alumni Unhas

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemilihan Calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2022 -2025, telah usai. Dari 8 bakal calon (balon) yang mencoba peruntungan, kini, tinggal tersisa tiga orang. Sidang Senat Akademik (SA) Unhas pun menetapkan Prof. Budu, Prof. Jamal Jompa, dan Prof. Farida Patittingi, sebagai calon rektor.

Namun, sangat disayangkan karena ada aroma tidak sedap muncul menyeruak menyertai proses itu. Merebak cerita bahwa ada cukong bermain di Pilrek Unhas. Cukong ini – untuk dapat meloloskan balonnya ke putaran tiga besar – menawarkan harga hingga 100 juta rupiah per satu suara.

Apakah informasi itu cukup valid? Mengingat sumbernya yang bukan sosok sembarangan, membuat penulis cenderung percaya bahwa boleh jadi memang ada balon rektor memakai jasa cukong.

Selain itu, sudah lebih dari satu orang mengaku telah mengkonfirmasi kepada sumber, dan semua mengatakan kalau informasi itu, valid. Bahkan, saya sendiri mendengar langsung pembicaraan seorang balon rektor dengan sumber, ketika mengkonfirmasi hal itu.

Kemudian, bagaimana sumber itu sampai mengatahui keberadaan si cukong? Seperti disampaikan di muka, untuk dapat memastikan balonnya lolos ke putaran 3 besar, si cukong masih membutuhkan enam tambahan suara lagi. Untuk itulah ia menghubungi sumber, meminta bantuannya.

Kepada sumber, si cukong pun menawarkan harga itu. Dan bahkan bersedia membayar 1 milyar rupiah untuk 6 suara yang ia butuhkan.

  • Bagikan