Ini Kendala Vaksinasi di Sultra, Kabaharkam: Mabes Polri Siapkan Bantuan Back Up

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Waris Agono mengungkapkan beberapa kendala-kendala dan hambatan dalam pelaksanaan program vaksinasi di Provinsi Sultra yang menjadi penyebab masih rendahnya persentase vaksinasi di beberapa Kabupaten di Sultra.

Kendala-kendala itu, antara lain jumlah tenaga vaksinator yang masih rendah, kekurangan dokter, masalah hoax, sulitnya transportasi di wilayah Kepulauan, jaringan internet, dan tidak ada jaringan listrik dibeberapa wilayah.

Hal ini diungkapkan, Wakapolda Sultra saat Teleconference dihadapan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Arief Sulistyanto bertepat di Aula Lapangan Sorumba, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konsel, Rabu (15/12).

“Memang beberapa kendala yang kami hadapi, kenapa kami termasuk terlambat, yang pertama, memang Sultra diawal itu tidak menjadi prioritas, karena saat itu prioritasnya Jawa, Bali, Lampung, dan daerah-daerah yang tingkat paparannya tinggi,”ungkapnya.

Lanjutnya, untuk data Covid di Sultra, berdasarkan data, Alhamdulillah paparannya rendah dan sampai sekarang nol, dan untuk Bor 0,11 persen, kasus aktif 37, positif ratenya 0,0 persen. Dan hari ini juga tercatat, kasus sembuh nol, meninggal nol.

“Capaian vaksin Sultra belum mencapai 70 persen, terkendala oleh keterlambatan pengiriman vaksin diawal, kami juga di beberapa Kabupaten itu, jumlah vaksinatornya terbatas, karena kami ada 5 Kabupaten yang tidak ada Polresnya, dan masih bergabung dengan Polres lain, kemudian ada juga 6 wilayah yang merupakan Kepulauan,”bebernya.

  • Bagikan