Rachel Vennya Suap Rp40 Juta ke Staf DPR RI, Begini Analisa Febri Diansyah

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Selebgram, Rachel Vennya telah divonis bersalah karena melanggar peraturan karantina kesehatan. Saat itu dia baru saja berkunjung ke Amerika Serikat (AS).

Saat tiba di Indonesia Rachel dkk harus menjalani karantina Covid-19 selama 10 hari. Namun Rachel dkk menolak hingga mengaku menyuap staf nonaktif DPR RI, Ovelina Pratiwi senilai Rp40 juta.

Dalam vonis itu, majelis hakim yang dipimpin oleh Arief Budi Cahyono, Rachel Vennya melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 dan dijatuhi empat bulan penjara, dengan masa percobaan delapan bulan. Serta denda Rp 50 juta, subsider satu bulan.

Rachel Vennya tidak dijerat pasal penyuapan karena dirinya adalah selebgram, meskipun menyuap staf DPR RI yang kini nonaktif tersebut. Hal ini yang membuat pasal yang dilanggar Rachel bukanlah tentang suap.

Mantan Jubir KPK, Febri Diansyah pun angkat bicara terkait itu. Febri lebih dulu menjelaskan tentang siapa saja yang masuk dalam ASN dan penyelenggara negara.

“Untuk membedakan, Pegawai Negeri saya singkat (Pn) sedangkan Penyelenggara Negara (PN). Pn meliputiPasal 1 angka 2 huruf a: Pn sbgmana dimaksud UU Kepegawaian. Ini dapat disamakan dg ASN, yg terdiri dari PNS dan P3K,” kata Febri dikutip dari Twitternya.

“Bentuk Pegawai Negeri (Pn) ke-2 yaitu: Pn sbgmana dmaksud di KUHP. Wah apalagi ini? Sblumnya kt perlu paham, pasal2 suap di UU Tipikor awalnya berasal dr KUHP, tepatnya pasal ttg kejahatan jabatan. Sedangkan ruang lingkup Pn (ada jg yg gunakan istilah pejabat) ada di Pasal 92,” tambahnya.

  • Bagikan