Netizen Tunjukkan Dalil Larangan Ucapkan Selamat Natal, Abu Janda Balas dengan Acungkan Jari Tengah

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hanya berselang beberapa jam usai Permadi Arya atau Abu Janda menggelar sayembara soal dalil mengucapkan selamat natal di Alquran dan hadis di Instagramnya, membuat suasana memanas.

Di kolom komentar unggahan Abu Janda itu, netizen bernama @farezazra_ yang membuktikan dalil soal larangan mengucapkan natal maupun menghadiri acara keagamaan dari orang lain.

Berikut pembuktian @farezazra_ soal dalil larangan mengucapkan selamat natal dari umat Islam ke umat non muslim.

  1. Hamba-hamba Allah Yang Maha Belas Kasih Sayang, yaitu orang yang tak mau menghadiri atau menyaksikan upacara agama kaum musyrik (Az-zuur). Jika mereka melewati tempat yang sedang digunakan untuk upacara agama oleh kaum musyrik, mereka segera berlalu dengan sikap baik (QS Al Furqon, 72).Makna kata Az-zuur dalam ayat di atas adalah hari raya orang-orang musyrik. Sebagaimana yang diterangkan oleh para ulama tafsir seperti Mujahid, Rabi’ bin Anas, Ikrimah, Qadhi Abu Ya’la dan Ad Dhahak.

  1. Hadis Anas bin Malik Radiallahu’anhu, yakni:Setibanya di Madinah, orang-orang Madinah kala itu memiliki dua hari yang mereka bersenang-senang (merayakan) dua hari tersebut. Lantas nabi bertanya.Dia hari apa ini?Kami bersenang-senang pada dua hari ini semasa jahiliyah dulu ya Rasulullah. Jawab para sahabat, sesungguhnya Allah telah menggantikan dua hari yang lebih baik dari dua hari tersebut, yaitu hari raya Idul Adha dan Idul Fitri.

Total ada enam dalil yang ditunjukkan oleh @farezazra_ di kolom komentar unggahan Permadi Arya atau Abu Janda.

  • Bagikan