Potensi Penularan Virus Covid-19 di Area Udara Terbuka Lebih Sedikit

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meskipun kasus Covid-19 susah landai, namun mutasi virus Covid-19 ini perlu diwaspadai. Khususnya saat bepergian atau mengunjungi lokasi wisata.

Dosen Kesehatan Lingkungan dan Epidemolig Sulsel, Andi Rizky Amalia menjelaskan, akan lebih baik jika orang memilih tempat wisata yang luas dan terbuka serta memungkinkan untuk saling menjaga jarak.

Pasalnya potensi penularan tertinggi berada di lokasi dengan kepadatan manusia yang rapat. Sebab, saat ini, transmisi virus Covid-19 sudah berkategori individual transmission.

Olehnya itu, ia menyebut jika potensi penularan virus di area udara terbuka lebih sedikit dibandingkan di dalama ruangan. Kecuali kelompok atau wisatawan ngobrol tanpa menggunakan masker. Lalu berjabatan tangan tanpa cuci tangan, dan sering menyentuh daerah wajah, sementara tangannya tidak bersih.

Ketua Tim Konsultan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin, mengatakan liburan merupakan satu cara mengatasi kejenuhan akibat beraktivitas padat, ataupun ketika lama berada di dalam rumah. Ini tak apa dilakukan asalkan bisa konsisten menjaga diri dan mengikuti prosedur aman. Tetap berpedoman pada protokoler kesehatan dan kembali lagi kepada ide kreatif memilih lokasi

. “Pilihlah tempat wisata yang aman dan menerapkan jaga jarak pada pengunjung, mewajibkan memakai masker dan menyediakan tempat cuci tangan,”ucapnya. (asri)

  • Bagikan