Narapidana Meninggal Usai Diperiksa, Dicurigai Akibat Kekerasan Oknum Polisi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meninggalnya seorang narapidana bernama Andi Pattololo saat dijemput polisi dalam rangka pengembangan kasus narkoba, dipertanyakan oleh pihak keluarga.

Pasalnya, Andi Pattololo dijemput saat mendekam di Lapas Narkotika Sungguminasa, Kabupaten Gowa dalam keadaan sehat.

Selama bersama polisi beberapa jam usai dijemput dari Lapas untuk pengembangan kasus narkoba, Andi Pattololo meninggal dunia, pada Rabu (15/12/2021) pukul 18.00 WITA.

Narapidana kasus narkoba itu sempat dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong. Penyebabnya disebut-sebut karena penyakit sesak napas.

Jenazah Andi Pattololo pun dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Pada saat itu, pihak keluarga menemukan kejanggalan pada jenazah narapidana berusia 35 tahun itu.

“Pihak keluarga almarhum ini menduga terjadi kekerasan terhadap korban. Ada luka di tubuh korban siku, pergelangan tangan, memar, lebam,” kata Ketua LBH IWO Sulsel, Muh Abduh.

Abduh yang mendampingi keluarga narapidana yang meninggal ini meminta pertanggungjawaban atas kematian Andi Pattololo kepada polisi sebagai pihak yang terakhir bersama dengan almarhum.

“Kami minta pertanggungjawaban,” tambah Abduh.

Saat ini, pihaknya dan aparat kepolisian masih menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Bagi Abduh, hal itu juga sebagai informasi apakah narapidana tersebut meninggal wajar atau tidak.

“Kami masih tunggu hasil otopsi. Tetap kami lakukan tindakan yang menurut klien kami itu yang terbaik. Tetap kita lakukan upaya hukum,” tambahnya.

  • Bagikan