“Rise of Resilient and Liveable City” Jadi Topik Penutup Bincang Komunitas FKJ

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Serangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta (FKJ) hari ini ditutup dengan perbincangan pada diskusi pleno internasional yang membahas tema besar “Rise of Resilient and Liveable City” dari berbagai perspektif sudut pandang, diskusi ekonomi, infrastruktur, lingkungan, kepemimpinan, keuangan, sektor publik dan investasi.

Acara ini menjadi wadah yang mengakomodasi kolaborasi yang sudah ada sekaligus merangkul kolaboratorbaru yang memiliki potensi untuk berkontribusi terhadap kemajuan kota Jakarta dan warganya.  Berbagai rangkaian kegiatan pre-event pun telah dan sedang digelar sejak bulan Oktober yang lalu, di antaranya adalah Indonesian Contemporary Art & Design 2021, Tik Tok Challenge, Yel Yel wilayah, foto mural, festival #IniJakarta, Jakarta Zona Meriah, Pop Art Jakarta hingga Festival Kerja Bakti.

Gelar diskusi kolaborasi kali ini dibagi menjadi menjadi 4 sesi yang masing-masing memiliki topik diskusi dari berbagai latar belakang. Hari ketiga ini sekaligus penutup dari serangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta (FKJ), dihadiri oleh international speakers, representative dari berbagai organisasi dan pemerintah. Sesi pertama, membahas tentang “Building a healthier and more resilient city” , dimoderatori oleh dr. Zulvia Oktanadia, selaku M.D, Psychiatrist, RSUD Tarakan.

Hadir dalam bincang kolaborasi sesi pertama hari ini ; Pandu Riono, Representative for Faculty of Public Healthy Universitas Indonesia, Nasrudin Djoko Surjono, Head of Regional Development Planning Board Jakarta Capital City Government dan Dr N, Paranietharan, WHO Representative in Indonesia.

  • Bagikan