Pesan Humanis untuk Tahanan: Penjara Hanyalah Raga, Jangan Minder!

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 1.686 orang yang terbagi dalam 1.566 laki-laki dan 170 wanita mendekam di sel tahanan Rutan Kelas 1 Makassar. Kasusnya beragam. Mulai dari pencurian hingga narkoba.

Mereka tengah menjalani masa penahanannya atas tindak pidana yang ia lakukan di tengah masyarakat. Meski harus ditahan di sel, namun itu bukan berarti hidup untuk berubah dan berkembang terhalang oleh jeruji besi.

Ribuan buku bacaan yang telah disediakan oleh Rutan Kelas 1 Makassar diharapkan jadi jendela dunia para tahanan. Pikiran seseorang tetap harus berkembang meski terhalang oleh kawat dan jeruji besi.

“Harapan kami, hadirnya ini menarik pengetahuan warga binaan bahwa di penjara itu hanyalah raga,” kata Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Makassar, Angga Satrya, Sabtu (18/12/2021).

Kelak bila sudah kembali ke masyarakat, mereka bisa menjadi lebih baik. Ilmu dan pelatihan selama berada dalam Rutan maupun Lapas, menjadi bekal mereka untuk memulai kehidupan baru.

“Pikiran harus berkembang demi kemajuan masyarakat Indonesia sendiri. Khususnya warga binaan agar membangun bangsa yang kita cintai ini,” bebernya. (ishak/fajar)

  • Bagikan