Ketika Gerobak Pedagang Kaki Lima Masuk Rutan, Beginilah Jadinya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sepintas, gerobak ini mirip dengan gerobak yang biasa dipakai oleh para pedagang kaki lima saat menjajakan aneka cemilan di pinggir jalan. Ternyata ada beberapa pihak yang mengalihfungsikan gerobak tersebut.

Ya, itulah inovasi dari Rutan Kelas 1 Makassar. Demi meningkatkan pengetahuan warga binaannya, pihaknya menghadirkan layanan bacaan dengan menggunakan media gerobak.

Gerobak itu dijadikan sebagai alat menampung puluhan buku bacaan. Baik buku tentang ilmu pengetahuan umum, bahkan tentang keagamaan. Semuanya dikumpul dalam gerobak lalu dibawa keliling di sejumlah blok hunian warga binaan.

“Gerobak ini setiap hari keliling di setiap blok untuk menarik minat baca warga binaan. Jadi mereka lihat, ih! Itu apaan sih. Sehingga ini mengundang minat baca warga binaan,” kata Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Makassar, Angga Satrya, Sabtu (18/12/2021).

Selama beroperasi, gerobak ini didorong oleh dua orang narapidana yang memang ditugaskan untuk menjalankan Gerobak Baca ini. Sementara untuk buku bacaan yang saat ini ada, merupakan hasil sumbangsih dari para dermawan dari luar Rutan Makassar.

Angga bilang, saat ini pihaknya memiliki ribuan buku. Namun, jumlah tersebut masih kurang dah perlu bacaan baru agar warga binaan tidak bosan membaca selama mendekam di rutan.

“Saat ini ada 1263 buku. Tapi masih kurang karena isi rutan sendiri ada 1600 lebih warga binaan. Jadi kita butuh buku bacaan lebih variatif,” terang Angga kepada Fajar.co.id.

  • Bagikan