Ketua Satgas Covid-19 Bahas Angka Rp40 Juta, Sindir Rachel Vennya?

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban angkat bicara soal varian omicron yang belum lama ini masuk ke Indonesia. Itu dia sampaikan ke dalam akun twitternya, @profesorzubairi.

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI itu juga menyinggung soal karantina kesehatan yang seharga Rp40 yang sempat heboh karena melibatkan seorang selebgram Rechael Vennya agar tak dikarantina sepulang dari Amerika Serikat.

Dalam tweet-nya itu, Zubairi lebih dulu menjelaskan soal pentingnya karantina kesehatan bagi setiap orang tanpa terkecuali.

Dia lalu menjelaskan penyebab munculnya varian Omicron di Indonesia, hingga karantina Rp40 juta tersebut.

“Karantina itu meminimalkan penularan. Tidak 100% menghambat. Amerika itu seminggu, ternyata masih bobol. Sepuluh hari tentu lebih baik,” katanya di akun Twitternya, Sabtu (18/12/2021).

“Masa inkubasi virus dapat bervariasi untuk tiap orang. Kemungkinan false negative ya atau Rp40 juta,” sambungnya.

Angka Rp40 juta sendiri sempat mencuat saat persidangan Rachel Vennya yang melanggar aturan karantina. Selebgram itu terbukti menyuap staf ahli DPR dengan memberi uang Rp40 juta.

Selain itu, kehadiran omicron di Indonesia ini tetap harus dilawan. Tentunya dengan vaksinasi. Namun menurutnya, omicron ini lebih kuat dan tak bisa bila hanya dilawan dengan vaksin saja.

“Betul omicron bisa menginfeksi orang yang divaksinasi dua kali dan yang sudah booster. Termasuk menginfeksi penyintas Covid-19. Varian ini memang sedikit mengurangi efektivitas vaksin. Tapi masih lebih baik divaksin untuk cegah keparahan penyakit ketimbang tidak sama sekali,” jelasnya. (Ishak/fajar)

  • Bagikan