Investasi Rp1,5 Miliar dari Jemaah Hangus, Ustaz Yusuf Mansur: 95 Persen Sudah Dikembalikan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ustaz Yusuf Mansur mengklaim bahwa pembangunan Condotel Moya Vidi di Yogyakarta bukan proyek miliknya. Sebelumnya, dia digugat Wanprestasi dari para investor perihal proyek tersebut.

“Moya vidi itu bukan proyek saya. Makanya saya menang terus dengan izin Allah di kepolisian dan pengadilan negeri. Justru saya mengganti, karena kasihan saat itu,” kata Yusuf Mansur, Minggu (19/12/2021).

“Saya beneran nggak ikutan. Bahkan saya ke Solo/Yogya untuk mengingatkan bahwa saya ditegor OJK (2012). Namun karena sudah tanggung launching dan saya sebagai penceramah, ya saya tetap datang. Saya beri arahan seperti yang diberikan OJK yakni pakai koperasi atau nggak boleh lebih dari Rp25 M, atau 300 orang,” kata yusuf.

“Mana yang mendahului dibuat batch per 299 orang, dan jumlahnya jangan sampe Rp25 M. Waktu itu kalau nggak salah mau pakai koperasi,” sambungnya.

Kemudian, lanjut dia, usai acara tersebut pembangunan Condotel Moya Vidi tetap jalan dengan dana yang terkumpul Rp1,5 miliar.

“Lah lah lah, ada moratorium bahwa nggak boleh ada pembangunan hotel baru di jogja, dan sebagian Jateng. Akhirnya duit itu karena buat perizinan, ya hanguslah,” ujarnya.

“Timbul kasihan saya secara langsung-langsung aja, lalu saya katakan, saya yang ganti. Tapi saya ganti, saya bayar, bukan sebagai penanggung jawab melainkan sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian terhadap jemaah,” kata dia.

  • Bagikan