Terdengar Suara Cukup Keras, Jembatan Kali Lamong Gresik Ambruk

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GRESIK — Tidak ada angin dan tidak ada hujan, jembatan penghubung yang membentang di atas Kali Lamong, wilayah Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu (19/12) sore mendadak ambles. Di sisi bagian tengahnya. Jembatan kabupaten itu menghubungkan Dusun Kacangan, Desa Bulurejo, ke Desa Gluranploso.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Tidak ada pengendara yang sedang melintas saat jembatan ambruk itu ambruk sekitar pukul 15.15 WIB. ‘’Terdengar suara seperti bangunan ambruk begitu. Breeg! Cukup keras. Padahal, jarak jembatan dengan pemukiman warga cukup jauh. Rumah terdekat sekitar 100 meter,’’ kata Alif Bimantara, warga sekitar.

Begitu mendengar suara keras tersebut, warga pun langsung berhamburan. Mendekati sumber suara. Ternyata, yang ambruk itu adalah jembatan. Tak ayal, lokasi itu seolah menjadi destinasi wisata baru. Minggu sore, warga memadati area jembatan. Baik di sisi selatan maupun utara. “Tidak ada apa-apa. Tidak hujan. Air Kali Lamong juga sedang surut,’’ ujarnya.

Khusaini, anggota BPD Bulurejo, menyampaikan, jembatan itu dibangun sudah cukup lama. Lebih dari 10 tahun lalu. Namun, memang seperti masih baru lantaran sebelumnya dicat oleh warga. Sebetulnya, kondisi jembatan terbilang cukup kokoh. ‘’Mungkin karena tanah Kali Lamong tergerus karena debit air hingga paku bumi ambles,’’ ungkapnya.

Bagi warga, jembatan tersebut sangat vital. Sebab, dari jembatan itu warga bisa langsung tembus ke arah Driyorejo dan Kedamean. Baik pengendara roda empat atau roda dua. Karena jembatan itu putus, maka pengguna kendaraan pun harus berputar. Ada jalan alternatif. Namun, jembatan yang melintasi Kali Lamong, tidak lebih baik dari jembatan yang putus tersebut.

  • Bagikan