Debat Panas Polisi-Warga di Lutim yang Menolak Divaksinasi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LUWU TIMUR – Di tengah gencarnya vaksinasi di seluruh wilayah di Indonesia, rupanya masih ada saja yang menolak. Salah satunya oleh pria yang satu ini.

Dalam rekaman video amatir yang diterima, pria berkaus oblong putih yang duduk itu menolak suntik vaksin. Penolakannya itu pun sempat membuat polisi di depannya memanas.Betapa tidak. Pria yang belum diketahui namanya itu menolak divaksin karena ia anggap banyak yang meninggal usai disuntik vaksin Covid-19 tersebut.

“Kenapa saya tak mau vaksin, karena rata-rata yang sudah vaksin itu meninggal. Yang tidak vaksin, tidak meninggal,” kata pria itu yang menjelaskan sambil duduk di kursinya.

Sementara itu, polisi yang ada di samping pria yang menolak vaksin itu terus menyampaikan bahwa suntik vaksin itu semata-mata untuk masyarakat itu sendiri dalam meningkatkan daya tahan tubuh dari Covid-19.

Termasuk untuk menjalankan aturan pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Khususnya di Kabupaten Luwu Timur, sebagai lokasi dalam video itu. 

Lanjut di video berdurasi 2 menit 50 detik itu, polisi tersebut juga menyampaikan soal ancaman menolak vaksin akan berdampak pada pengurusan adminstrasi di sejumlah perkantoran.

Baik di pemerintahan maupun di kepolisian dan swasta, seperti pusat perbelanjaan.

“Kami datang ke sini bukan mau kita sendiri. Tapi perintah presiden. Ini bentuk perhatian kami,” kata polisi berpangkat Aipda tersebut.Beruntung, debat panas itu tidak sampai terjadi adu fisik. Video tersebut juta beredar luas di sejumlah WhatsApp. (Ishak/fajar)

  • Bagikan