UMP DKI Jakarta Naik Rp225.667, Pengusaha Merespons Begini

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Himpunan Pengusaha Pribumi Jakarta (HIPPI) menyatakan belum menerima salinan revisi UMP DKI Jakarta tahun 2022. Pasalnya, dalam revisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menaikan UMP menjadi 5,1 persen atau Rp 225.667.

“Kami baru hannya membaca pemberitaan dari Media bahwa Pemprov DKI Jakarta melakukan revisi UMP DKI Jakarta 2022 yang telah ditetapkan melalui SK Gubernur No.1395 Tahun 2021,” kata Ketua DPD HIPPI DKI Jakarta Sarman Simanjorang dalam keterangan tertulis, Senin (20/12).

Sarman menjelaskan, penetapan UMP DKI Jakarta 2022 sempat mendapat penolakan karena dianggap terlalu kecil, yakni 0,85 persen. Serikat Pekerja pun melakukan demo di Balai Kota Jakarta atas keputusan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta kemudian menyurati Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Tenaga Kerja RI bernomor 533/85.15 tertanggal 22 November 2021. Surat tersebut berisikan bahwa formula penetapan UMP DKI Jakarta 2022 tidak cocok dengan kondisi Jakarta dan diminta untuk diubah.

“Nah yang menjadi pertanyaan apakah Menteri Tenaga Kerja sudah menjawab surat Gubernur tersebut sehingga ada peluang untuk merevisi UMP DKI 2022 yang telah ditetapkan,” kata Sarman.

“Tentu kami dari pelaku usaha meminta klarifikasi dari Menteri Tenaga Kerja,karena merekalah yang bertanggung jawab menegakkan aturan dan regulasi yang berkaitan deng an penetapan UMP,” pungkasnya.

  • Bagikan