Antrean Karantina Menumpuk, Anas Thahir Sebut Pemerintah Terlalu Lambat Antisipasi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Beredar video di media sosial yang memperlihatkan terjadinya penumpukan penumpang internasional di terminal kedatangan luar negeri Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini terjadi karena ada penumpukan penumpang akan menjalani karantina setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR Anas Thahir mengatakan, kejadian tersebut adalah bentuk tidak adanya antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah. Menurutnya, manajemen penanganan pemerintah terjadap hal ini sangat lambat.

“Pemerintah terlalu lambat melakukan antisipasi dan penanganan manajemen karantina kesehatan bagi penumpang asal luar negeri, sehingga terjadi penumpukan dan kerumunan orang saat menunggu proses karantina kesehatan hingga berjam-jam lamanya, bahkan sampai lewat hari,” ujar Anas kepada wartawan, Selasa (21/12).

Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu khawatir banyak WNI yang tidak tertangani untuk mendapatkan karantina. Yang lebih parah, mereka bisa saja menimbulkan penularan Covid-19 varian Omicron.

“Keadaan ini malah bisa memicu munculnya cluster baru penyebaran Omicron yang justru sedang kita cegah bersama-sama. Apalagi kondisi stamina para penumpang sedang berada di puncak kelelahan akibat perjalanan panjang di pesawat,” katanya.

Karena itu, Anas berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi di terminal-terminal kedatangan WNI dari luat negeri. Pemerintah diharapkan bisa terus berkoordinasi untuk bisa memperbaiki manajemen penanganan.

“Harus ada respons dan tindakan cepat dari aparat untuk memperbaiki keadaan ini sesegera mungkin. Koordinasi antar para pemangku kepentingan (Imigrasi, Angkasa Pura, BNPB, TNI, Polri, Gugus Tugas) harus diperkuat tanpa saling menunggu, apalagi saling melempar tanggung jawab. Ini situasi darurat harus ditangani dengan cara darurat,” pungkasnya. (jpg/fajar)

  • Bagikan